Rabu, 13 Juli 2016

Pengertian Ovipar

Ovipar atau hewan bertelur adalah hewan yang meletakkan telur di luar tubuh induk betinanya. Hewan bertelur atau ovipar memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
-    janin tumbuh di luar tubuh induk betina tetapi di dalam telur bercangkang
-    janin memperoleh makanan dari cadangan makanan yang tersimpan di dalam telur
-    janin tumbuh relatif cepat
-    bentuk tubuh anak umumnya sama dengan bentuk tubuh induknya
-    tidak mempunyai daun telinga
-    tidak mempunyai kelenjar susu, sehingga tidak menyusui anaknya.

Contoh hewan bertelur atau ovipar antara lain ayam, burung, ikan, penyu, ular, katak, kupu-kupu, dan sebagainya.

Pada beberapa unggas atau burung, telur dierami sehingga memperoleh panas yang sesuai dari tubuh induknya hingga menetas. Masa mengerami setiap jenis burung berbeda-beda. Misalnya masa mengerami pada ayam adalah 21 hari. Setelah melalui masa mengerami telur ayam akan menetas, kulit telur akan pecah dan akan keluar anak ayam yang sama dengan induknya.

Beberapa hewan bertelur, seperti katak, kupu-kupu, nyamuk, dan belalang, ketika belum dewasa bentuk tubuh anaknya berbeda dengan bentuk tubuh induknya. Selama pertumbuhan dan perkembangan menuju kedewasaan, hewan-hewan tersebut mengalami beberapa kali perubahan bentuk. Perubahan bentuk tubuh dari telur hingga dewasa disebut metamorfosis. Metamorfosis pada serangga dibagi menjadi dua, yaitu metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna. Contoh metamorfosis sempurna adalah kupu-kupu, capung, nyamuk, kumbang. Contoh metamorfosis tidak sempurna adalah belalang, kecoa, jangkrik. Metamorfosis sempurna melalui masa kepompong, sedangkan metamorfosis tidak sempurna tidak melalui masa kepompong.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.