Minggu, 10 Juli 2016

Kopi, karet, kelapa dan tembakau

Tanaman kopi berasal dari Ethiopia. Jenis kopi yang banyak dibudidayakan di Indonesia berupa jenis kopi arabika (Ethiopia), robusta (Kongo), dan liberika (Angola). Tanaman ini tumbuh di daerah beriklim tropis, cukup air, dan di ketinggian tempat 650-1.500 m. Daerah penanaman kopi di Indonesia antara lain Sumatra Utara, Lampung, Jawa, Bali, dan Sulawesi Selatan. Kopi umumnya dimanfaatkan sebagai bahan pembuat makanan dan minuman.

Tanaman karet berasal dari Brazil (Amerika Selatan). Tanaman ini tumbuh baik di daerah beriklim tropis, curah hujan >1.500 mm, dan ketinggian tempat 700 m. Daerah penanaman karet di Indonesia antara lain Sumatra Utara, Jambi, Riau, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Karet dapat dimanfaatkan sebagai ban mobil dan kendaraan lain, bahan perlengkapan olahraga, alat-alat kesehatan, alas sepatu, dan sebagainya.

Tanaman kelapa berasal dari daerah Melanesia, Samudra Pasifik. Tanaman ini tumbuh di daerah beriklim tropis dan ketinggian tempat <700 m. Daerah penanaman kelapa di Indonesia antara lain di Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Jawa, Madura, Sulawesi, dan Maluku. Setiap bagian dari tanaman ini memiliki manfaat, seperti dagingnya diolah menjadi berbagai produk, batangnya untuk bahan bangunan, daunnya untuk atap rumah, dan pelepah serta tempurungnya untuk kayu bakar.

Tanaman tembakau berasal dari Meksiko (Amerika Utara). Tanaman ini tumbuh di daerah beriklim tropis, dataran rendah (200 m), dan di daerah tanah vulkanis. Daerah penanaman tembakau di Indonesia antara lain Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Tanaman ini digunakan sebagai bahan pembuat rokok dan pembungkus cerutu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.